Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/viultzal/public_html/kippindo.org/wp-content/plugins/themezee-toolkit/includes/modules/class-tztk-infinite-scroll.php on line 157
KIPP Jabar Buka Posko Pengaduan Pemilih – KIPP Indonesia

KIPP Jabar Buka Posko Pengaduan Pemilih

Ketua KIPP Jabar, Irhan Muhamad (kanan) menerima akreditasi dari Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan, (Foto : Istimewa}
Spread the love

Cianjur, KIPPINDONESIA–Memanggapi maaraknya kasus dugaan pelanggaran pemilu terkait dengan daftar pemilih pemilu 2019 di Jawa Barat, seperti soal adanya data WNA yang masuk dalam DPT di beberapa daerah, seperti Cianjur, Pangandaran dan Ciamis, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Barat menyartakan untuk membukan posko pengaduan dan perlindungan hak pilih (P3HP), baik di tingkat Jawa Barat mau[un tingkat kabupaten dan kota di seluruh Jawa Barat. Nantinya posko ini juga melayani pengaduan terkait hak pilih, seperti adanya pemilih di Jawa barat yang akan melakukan pindah memilih dan mereka yang belum terdaftar di DPT.

Demikian disampiakan Irhan Ari Muhamad, Rabu, 6 Maret di Cianjur. Menurut Irhan pada dasarnya pembukaan posko ini merupakan sebgau gerakan masyarakat sipil, dalam menanggapi permasalahan pemilu, khusunya terkait hak pilih alam pemilu 2019, sehingga diharapkan dengan pembukaan posko ini juga akan dapat membangun kesadaran publik terkait pentingnya hak pilih untuk semua warga negara, khusunya di Jawa Barat. Irhan juga menduga soal masuknya WNA dalam DPT bukan hal baru, karena dalam pilkada Jabar tahun 2018 lalu juga diduga hal ini telah terjadi.

“Kami mendapatkan informasi bahwa soal WNA masuk dalam DPT ini bukan hal baru, karena juga diduga¬† terjadi dalam pilkada Jabar 2018 lalu,” ujar Irhan,

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, KIPP Indonesia secara nasional telah menyampaikan segera membukan Posko P3HP di 24 Provinsi di Indonesia, sebagai reakis terhadap maraknya permasalahan yang masih menggelayuti penyusunan DPT dan hak pilih dalam pemilu 2019. Jabar menurut Dekjen KIPP Indonesia Kaka Suminta, memang menjadi salah satu provinsi yang akan membukan posko itu secara masif di seluruh kabupaten dan kota, hal ini menurut Kaka dikarenakan posisis Provinsi Jabar yang memiliki jumlah pemilih terbesar dan ada beberapa kantung perkotaan, kampus dan pengembangan ekonomi yang potensial bermasalah.

“Jabar ini kan provinsi dengan pemilih terbesar dalam pemilu 2019 nanti, kami perlu hadir di semua kabupaten dan kota di Jabar untuk mengany=tisipasi persoalan pelik data pemilih dan hak konstitusional pemilih di sini, tentu tanpa meninggalkan persoalan di provinxi lain, seperi Aceh, Sultra dan beberapa provinsi lainnya sudah siap untuk posko ini, Ujar Kaka di Jakarta, Rabu (6/3).

KIPP Indonesia bersama beberapa pemantau dan elemen yang aktif dalam kepemiluan seperti Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat, Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif, Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) telah meluncurkan Posko Pengaduan Hak Pilih hari Minggu lalu di Jakarta, untuk memberikan pelayanan dan advokasi hak pilih yang dianggap masih banyak menyisakan masalah, padahal pemilu sudah sangat dekat. Dengan gerakan ini koalisi mengharapkan akan dapat menjadi salah satu cara untuk menyelematkan hak konstiyusional warga negara. (TIM)

Be the first to comment on "KIPP Jabar Buka Posko Pengaduan Pemilih"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KIPPINDO.ORG Member Official