Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/viultzal/public_html/kippindo.org/wp-content/plugins/themezee-toolkit/includes/modules/class-tztk-infinite-scroll.php on line 157
KIPP Segera Buka Posko Pengaduan Pemilih di 24 Provinsi – KIPP Indonesia

KIPP Segera Buka Posko Pengaduan Pemilih di 24 Provinsi

Koalisi untuk Menyelematkan Hak Pilih
Spread the love

Jakarta, KIPPINDONESIA–Menindaklanjuti upaya penyelematan hak pilih, sebagaimana yang dilakukan oleh KIPP Indonesia yang berkualisi dengan beberapa lembaga pemenatau dan penggiat pemilu, KIPP Indonesia menyebutkan segera membuak posko pengaduan di 24 dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, dari Provinsi Aceh sampai Papua, hal ini dilakukan setelah melakukan kordinasi kesiapan setiap provinsi di Indonesia, bahkan tujuh provinsi sudah siap melakukan advoksi hak pilih ini, dengan pembukaan Posko Pengaduan dan perlindungan Hak Pilih (P3HP) ini, diharapkan berbagai masalha terkait hak pilih bisa diantisipasi dan dieliminir.

Demikian disampaikan Sekjen KIPP Indonesia, Kaka suminta di Jakarta, Senin 4 Maret 2019. Menurut Kaka ksebenarnya hampir semua KIPP di tingkat provinsi dan kabupaten kota di Indonesia sudah menyampaikan laporan rutin terkait masalah hak pilih ini, namun baru sekarang membuat psoko pengaduan, karena ternyata masalah hak pilih ini masih menyisakan masalah besar, bahkan sampai sebulah lebih saja menjelang hari pemungutan suara, Kaka mengkhawatirkan masalah ini akan mengurangi kualitas pemilu yang akan dilaksanakan.

“Saya pikir ini sudah tidak bisa dianggap biasa, ketika masalah hak pilih, masih menjadi hal yang signifikan, padahal saat ini hany a tersisa waktu sebulan lebih menuju hari pemungutan suara, maka kami harus melakukan seseuatu yang luar biasa, dengan membuka posko pengaduan ini,” ujar Kaka.

Lebih jauh Kaka menyebutkan berbagai permasalahan terkait ahlk pilih yang cukup merisaukan selain soal-soal lain yang juga cukup pelik. Dalam hal hak pilih, ada soal KTP elektronik yang menjadi keharusan dalam penggunaaan hak pilih bagi seluruh werga negara yang memiliki hak pilih, misalnya Kaka menybutkan bahwa di Papua masih jutaan WNI yang belum terekam dalam sitem administrasi kependudukan (sisminduk) di Kemendagri, artinya mereka tak memiliki KPT el,

“Bagaimana dengan jutaan orang di papua yang belum terekam dalam Sisminduk Kemendagri, angkanya mencapai 60 persen dari seluruh pemilih di Papua, sementara Undang-undang (UU No 7 tahin 2019-red), menyebutkan bahwa kepemilikan KTP el ini menjadi syarat mutlak untuk menggunakan hak pilih.

Dari seluruh aktivis KIPP di daerah tersebut, KIPP Indonesia menyatakan sebagian besar akan melakukan pembukaan posko dalam minggu ini, Kaka menyebutkan KIPP Sultra dan beberapa KIPP Kabupaten daerah, seperti di Sumutdan jabar sudah dalam persiapan untuk peluncuran pembukaan posko pengaduan ini, masing-masing daerah memiliki masalah tertentu yang bisa berbeda dengan masalah di wilayah lain, misalnya di Jabar dan Sultra fenomena WNA dalam daftar pemilih merupakan salah satu hal yang diadvokasi, sementara beberapa daerah seperti Jakarta, Jatim dan Papua, soal pindah memilih menjadi masalah serius.(TIM)

Be the first to comment on "KIPP Segera Buka Posko Pengaduan Pemilih di 24 Provinsi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KIPPINDO.ORG Member Official